- BAB I
PENGENALAN DAN PEMBELIAN BAHAN TEKSTIL
- Pemeriksaan Serat
Tiap-tiap serat tekstil menunjukkan ciri-cirinya. Ciri-ciri tersebut dapat diperiksa dengan berbagai cara, yaitu Pemeriksaan Visual (Mikroskop, memutuskan benang, bahan kimia) dan uji pembakaran.
- Pemeriksaan Visual
Dengan memperhatikan, meraba, mengepal sehelai kain, kita mungkin belum dapat mengetahui sefat-sofat kain tekstil. Pada pemeriksaan Visual, beberapa sifat yang perlu diketahui untuk enentukan jenis serat, misalnya :
- Panjang Serat. Tiap-tiap jenis serat mempunyai panjang tertentu. Panjang serat kapas, 2,5 – 5 cm; lenan, 50 – 75 cm; wool, + 2,5 – 12,5 cm; sutera + 3600 m. serat buatan rayon, polyester dan nilon merupakan benang terus atau disebut filament.
- Kilau Serat. Serat kapas kurang berkilau, kecuali kalau di sempurnakan melalui proses memerser; serat lenan kilaunya bagus serta jelas; kilau serat sutera sangat bagus dan lembut; serat rayon berkilau tajam menyerupai logam, sedang serat wool tidak berkilau karena keriting (bergelombang).
- Keriting Serat. Serat wool adalah satu-satunya serat yang mempunyai keriting asli. Keriting ini menyebabkan wool berpori. Serat rayon juga ada yang mempunyai keriting, tetapi keritingnya juga mudah hilang. Keriting raon dibuat dengan cara menggetarkan tutup pemintal.
- Daya Kenyal. Serat wool mempunyai daya kenyal besar,demikian pula serat sintetis dan serat sutera
- Kehalusan Serat. Sutera adalah serat yang terhalus diantara serat-serat asli yang lain, kemudian sera sintetis dan serat rayon. Sedangkan serat lenan adalah serat yang cukup kasar.
- Daya Isap Air dari Udara. Daya isap serat wool sangat besar, dapat menghisap air sampai 40%, tetapi belum terasa basah. Serat sutera dapat menghisap air sampai 30%, Lenan 20% dan kapas 8.5%.
- Kekuatan Serat. Serat sutera adalah serat yangterkuat diantara serat-serat lain,kemudian nilon, wool, dan kapas. Serat rayon dalam keadaan basah berkurang kekuatannya. Serat sutera lebih kuat dalam keadaan basah dari pada dalam keadaan kering.
- Daya Kempa. Ialah sifat dari sisik wool yangsaling kait-mengait dengan pertolongan air panas dan sabun. Serabut yang dapat dikempa adalah wool. Ada juga kain wool yang dibuat dari wool yang sudah terpakai (reused wool). Sedangkan bahan wool yang dibuat dari pada sisa wool (cessed wool). Reused wool dan reprocessed wool tidak dapat dikempa karena bagian sisiknya sudah hilang.
- Serat kapas. Penampang membujur daris erat kapas dibawah mikroskop tampak seperti pita yang pipih dan berpilin-pilin. Pilinan ini disebut pilinan asli.
- Serat Lenan. Kalau dilihat dibawah mikroskop, bentuknya seperti silinder, dan terlihat ruas-ruas yang menyerupai bentuk batang bamboo.
- Serat wol. Jika bulu wol dipandang dengan mikroskop, ternyata dindingnya terdiri dari sisik-sisik yang letaknya tindih-menindih. Wol tidak mempunyai lumen, disebabkan sisik-sisik wol maka bulu-bulu mengait satu sama lain.
- Filamen Sutera. Dengan mikroskop dapat dilihat bahwa dua filament sutera dilakukan dengan perekat, disebut serisin.
- Filamen Rayon Kupramonuim. Jika dilihat dengan mikroskop tampak berkilau lembut seperti filamen sutera.
- Serat Rayon Viskosa. Jika dilihat dengan mikroskop tampak seperti benang memanjang, lebar dan licin.
- Asetat. Bila diletakkan dibawah mikroskop kelihatan berkilau dan mempunyai dua garis yang membagi serat itu.
- Nilon. Nilon bila diselidiki dengan mikroskop tampak sangat berkilau berbentuk bulat, rata (tidak berbintik) dan jernih (transparant)
- Dekron. Dilihat dengan mikroskop, tampak lurus, rata dan bulat. Terlihat pula titik-tiitk tersebar duseluruh serat.
- Orlon. Penampang melintang orlon kalau dilihat dengan mikroskop berbentuk menyerupai tulang anjing, sedangkan bila dilihat dari samping terlihat memanjang, rata dan licin.
- Saran. Jika dilihat dengan mikroskop, akan kelihatan rata, bulat dan tembus cahaya.
- Serat Gelas. Jiak dilihat dengan mikroskop kan tampak bulat, tembus cahaya,sangat halus dan amat mudah lentur.
- Vikara. Jka dilihat dengan mikroskop tampak bulat. Serat Vikara berasal dari sari protein jagung.
Ada beberapa cara untuk mengetahui asal serat dengan menggunakan bahan kimia. yaitu:
- Serat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan larut dalam asal sulfat.
- Serat yang berasal dari hewani seperi wol dan sutera akan larut dalam soda api (kostik soda = sodium hidroksida)
- Kaps tidak tahan terhadan kupranomium. Apabila kupranomium diteteskan pada kain kapas,maka kapas larut sehingga kain kapas yang kena kupranomium berlubang.
- Wol larut dalam 20% bahan pelantang Na CI.
- Asetat tidak tahan terhadap aceton. Kain asetat bila kena aceton akan larut dan berlubabng.
- Nilon akan larut dalam 90% phenol.
- Gunakan tinta unutk membedakan serat kapas dan lenan.
- Uji Pembakaran
Kalau pemeriksaan serat secara visual belum dapat diketahui asal bahan secara pasti, maka sering dilkaukan pemeriksaan dengan jalan yaitu dengan membakar serabut.
Uji pembakaran dilakukan sebagai berikut :
- Ciri serat selulosa :
- Benang akan cepat terbakar dan menjalar
- Nyalanya berwarna kuning
- Waktu terbakar tidakberbau, namun setelah padam berbau seperti kertas terbakar.
- Bekas pembakaran merupakan abu yang mudah hancur
- Warnanya kelabu
- Ciri serat protein ;
- Benang sukar terbakar, sedangkan nyalanya akan padam apabila dikeluarkan dari sumber nyala
- Berbau seperti rambut terbakar
- Bekas pembakaran berbentuk abu hitam, bulat,danmudah dihancurkan.
- Ciri serat termoplastik
- Nilon
- Bila didekatkan pada nyala api menjadi kering dan menyusut
- Bila dibakar, menjalarnya lambat dan tidak menyala hanya meleleh
- Meninggalkan bentuk lingkaran yang keras, berwarna coklat
- Berbau enak
- Poliester
- Bila didekatkan pada nyala api melebur dan menyusut
- Dalam nyala terbakar lembat dan meleleh
- Bila dikeluarkan dari nyala biasanya padam sendiri
- Berbau zat kimia
- Meniggalkan lingkaran yang keras, berwarna hitam, dan liat
- Ciri serat mineral
- Bila didekatkan pada nyala api tidak dapat terbakar
- Didalam nyala tidak dapat meleleh bercahaya terang
- Sesudah diambil dari nyala bekasnya tidak berubah, takberbau dan berrwarna hitam.

0 komentar:
Posting Komentar